Microsoft VS Open Source Indonesia

open-sourceDominasi Microsoft Corporation dengan Operating System Windows-nya di Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Meskipun sebagian besar operating system yang digunakan masih versi bajakan, namun hampir semua pengguna komputer mengaku sudah familiar dengan Windows. Lalu apa salahnya?

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan dominasi ini, karena dalam dunia bisnis menjadi market leader bukanlah dosa untuk mendapatkan hukuman. Namun harga Windows Operating System yang tetap tinggi ternyata menjadi masalah besar bagi para pengguna komputer di Indonesia. Kemudian para pengguna komputer tersebut lebih memilih versi bajakan yang harganya hanya belasan ribu, ketimbang harus membeli versi original yang edisi termurahnya saja hampir satu jutaan.

Itu baru masalah operating system, belum lagi software pendukung lain seperti Microsoft Office. Sehingga setiap komputer akan terbebani biaya software jutaan rupiah. Diluar software besutan Microsoft, pengguna komputer juga masih dibebani software aplikasi khusus seperti Adobe Photoshop, Auto CAD, Swis Max dan software lain yang originalnya juga selangit.

Melihat angka pembajakan software di Indonesia yang terus meningkat, para provider software ini akhirnya melakukan pemberantasan (agak sadis ya?). Provider software yang tergabung dalam Business Software Alliance (BSA), melakukan razia terhadap pengguna komputer. Organisasi ini terdiri dari puluhan provider software dunia diantaranya yang terbesar adalah Microsoft, Adobe, Corel, Autodesk, Cyberlink dan McAfee. Sedangkan untuk provider lokal baru ada tiga (masih akan bertambah) yakni PT Andal Software, PT Zahir International dan PT Bamboomedia Cipta Persada. BSA bersama Polri telah melakukan razia software bajakan dibeberapa lokasi dan daerah. Hasilnya bisa ditebak, banyak user yang tertangkap tangan menggunakan software bajakan tersebut.

Dengan mengenakan denda yang sangat besar kepada pengguna software bajakan, diharapkan laju pembajakan software di Indonesia akan berkurang. Namun kenyataanya tidak demikian, baru beberapa hari Windows Vista masuk ke Indonesia, sudah dibajak dan hasil bajakanya beredar luas secara cepat.

Apa masalahnya?. Lagi-lagi masalah harga software original yang sangat mahal dan tidak terjangkau oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Namun tidak semua kalangan IT melakukan tindakan yang sama, yakni membajak software yang ada. Bagi mereka yang jauh lebih kreatif dan memiliki jiwa positif, pembajakan software bukanlah solusi. Itu hanya sekedar menyelesaikan satu masalah dengan menimbulkan masalah lain yang jauh lebih besar. Oleh karenanya, mereka berinisiatif mengembangkan software open source, yakni software yang digarap bereng-bareng dan penggunaanya gratis.

Para penggiat open source yang telah berjuang bertahun-tahun di Indonesia, tampaknya mulai melihat jalan terang dengan giatnya razia software oleh BSA. Berbagai razia itu setidaknya telah menjadi shock therapy bagi masyarakat kita untuk menggunakan software bajakan. Akhirnya produk open source seperti Linux yang dulu tidak dilirik sama sekali, sekarang sudah mulai dipertimbangkan. Apalagi setelah melihat produk open source sekarang ini tidak lagi jauh berbeda dengan produk komersial, bahkan banyak fitur yang lebih unggul, maka pengguna komputer mulai berani bermigrasi.

Para penggiat open sourcepun sudah mulai merapatkan barisan menggalang kekuatan untuk membalik dominasi software komersial. Untuk memperkokoh perjuangan open source, mereka membentuk Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI). Pendirian AOSI ditandai dengan penandatanganan akta pendirian yang dilakukan Senin 30 Juni 2008 lalu di Kantor Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Peresmian yang disaksikan langsung oleh Menkominfo Mohammad Nuh ini diharapkan bisa menjadi tonggak berjayanya open source di tanah air.

Sebelumnya para penggiat open source juga telah mendeklarasikan Indonesia Go Open Source (IGOS) pada tanggal 30 Juni 2004. Tidak tanggung-tanggung komunitas ini didukung oleh lima kementrian, yakni Menteri Riset dan Teknologi, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Kehakiman dan HAM, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Menteri Pendidikan Nasional.

Tidak hanya itu, setelah Indonesia sukses menjadi tuan rumah pertemuan open source se-ASEAN dan Asia Afrika, sekitar Oktober 2009 mendatang negara kita dipastikan akan menjadi tuan rumah World Summit Open Source. Pertemuan open source tingkat dunia ini sebagai wujud bahwa Indonesia telah dipandang sebagai penggiat open source yang cukup diperhitungkan oleh dunia.

Tak ketinggalan, Australia dan Timor Leste juga sudah menyatakan kesediaanya untuk belajar open source kepada Indonesia.

Melihat gerakan open source yang makin tak terkendali, Microsoft sebagai perusahaan yang merasa pasarnya “dirongrong” oleh penggiat open source tidak tinggal diam. Untuk melanggengkan software berbayarnya, perusahaan Bill Gate ini melakukan strategi merangkul. Yakni dengan mendirikan tempat riset bernama Microsoft Open Source Interoperability Laboratory (OSIL) dan dibangun di Universitas Indonesia. Laboratorium ini akan menjadi pusat riset open source untuk bekerjasama dengan software-software keluaran Microsoft. Dengan berdirinya OSIL di UI, maka Indonesia menjadi negara ke 7 yang memiliki laboratorium open source Microsoft, bahkan mengalahkan Singapura dan Malaysia.

Tapi perang belum selesai. Meskipun Microsoft berniat menambah laboratorium open sourcenya ke universitas lain di Indonesia, kalangan ICT Indonesia menanggapinya sumbang. Sampai-sampai ada slogan dikalangan programmer “Kalau ingin besar, jangan pakai software Microsoft”.

Mengapa?. Karena Microsoft masih dipandang sebagai perusahaan rakus, mereka membuat software dari hulu sampai hilir, bahkan software aplikasi penjualan dan akuntansi saja mereka buat, burning CD yang dulu harus menggunakan software tersendiri, kini disediakan built in dengan operating system. Wajar saja jika ada ketakutan para programmer, bahwa Microsoft akan membatasi teknologi softwarenya bagi programmer yang akan mengalahkan program-program aplikasi buatan Microsoft sendiri. Atau mungkin dengan langkah built in software aplikasi sejenis, tentu akan membunuh software aplikasi programmer luar yang berbasis operating sistem Microsoft.

Kalaupun mereka tidak dibunuh oleh Microsoft, tetap saja Microsoft lah yang diuntungkan, karena meskipun mereka membuat open source dan menggratiskan softwarenya, tetapi tetap harus menggunakan sistem operasi milik Microsoft. Dan akhirnya cita-cita terbebas dari software berbayar akan punah kembali.

So.. kita lihat saja, apakah strategi Microsoft cukup manjur untuk merangkul penggiat open source dan semua kembali ke Microsoft atau sebaliknya, penggiat open source tetap pada jalur perjuanganya melawan Microsoft.

7 thoughts on “Microsoft VS Open Source Indonesia”

  1. Microsoft jelas memiliki tujuan bisnis dengan kegiatan opensource-nya karena pola pikirnya memang sudah berbeda dr awal dengan gerakan2 open source yang sebenarnya (membebaskan kode sourcenya untuk digunakan).

    Berkaitan dengan apa yang dikatakan programmer sebenarnya tidak bisa disandingkan dengan pengguna PC pada umumnya di indonesia tercinta ini, karena dalam user pada umumnya sudah tertanam bahwa menggunakan operating system(OS) selain windows pasti sulit. kalau open-source ingin menjadi mayoritas, menurut saya hal inilah yg harusnya dipatahkan. OS sekelas Linux Ubuntu yang terkenal amat mudah dan sangat dermawan (OS sampai diantarkan ke tangan pengguna gratis) tidak akan berhasil apabila tidak berubah stigma ttg OS selain windows ini.

    saya melihat tentang hal yang diingini dari gerakan open source microsoft ini lebih ke arah yaitu merangkul lebih banyak user dengan itikad untuk menanamkan paham bahwa ketika menggunakan produk microsoft tidak semuanya harus berbayar, ada yang gratisannya juga kok😀

    So apakah microsoft akan menang? saya melihatnya bukan masalah menang atau kalah, tetapi lebih ke arah apakah pemerintah mau masyarakatnya di monopoli oleh satu perusahaan dalam dunia teknologi informasinya? karena gerakan igos saya lihat hanya bergaung di mata pengguna PC yang “aware” IT bukan ke pengguna PC pada umumnya

  2. Ini saya posting komentar dari teman-teman milis Pengusaha Muslim terhadap artikel ini :
    🙂 menarik sekali artikelnya pak Iwan, saya mau menanggapi secara obyektif saja.

    Disini saya lebih melihat permasalahan dari segi apresiasi terhadap sesuatu, maaf, kita di Indonesia masih kurang dalam hal meng-apresiasi jerih payah orang lain. Tidak semua orang memang, dan saya menulis seperti ini bukan berarti saya tidak seperti ini, sayapun kadang2 khilaf, kurang apresiasi.

    Mengenai harga software Microsoft yg selangit, saya kira itu hak mereka, karena mereka sudah bekerja keras utk memproduksi software yg solid, memang tidak tanpa cacat, namun dengan brand mereka, customer bisa mendapatkan pelatihan-pelatihan dan support langsung dari produsen. Tentang harga yang dipermasalahkan, saya kira hal ini tidak separah itu, coba kita lihat fenomena di Indonesia sekarang ini, brp banyak yg antri utk mendapatkan iPhone? brp banyak yg punya Blackberry? brp banyak yg suka jalan-jalan keluar negri? brp banyak yang punya mobil lebih dari 1? Hal-hal seperti ini ga ada yg mengeluh harga selangit, tp giliran software utk komputer, yg bisa jadi lebih berguna, malah nyolong cari yg bajakan🙂

    Jangan lupa, sekarang ini kalau kita beli laptop/PC, sudah termasuk Windows OS, jadi knp beli bajakan?
    MS Office, Adobe, AutoCAD, mereka adalah software2 yang biasanya dibutuhkan oleh perusahaan, jadi maklum kalau ada razia2 software terhadap mereka2 yg menggunakannya utk kepentingan komersial (BTW, memang BSA ini cuma me-razia perusahaan2, mereka tidak datang dari rumah kerumah utk razia software). Saya sih ga akan terima juga kalau saya susah2 bikin software lalu org lain nyolong memakai tanpa ijin, utk komersial lagi😀

    Lalu ada Vista dibajak, XP dibajak, dan Windows Server pun ada yg dibajak, knp? apakah memang karena harganya mahal? Microsoft selain mem-bundle Windows Vista/XP di Laptop/PC baru, mereka juga punya program utk startup bisnis sehingga para enterpreneur2 ini bisa mendapatkan software Microsoft secara GRATIS dan LEGAL, selain itu mereka punya segudang program yang dimana perusahaan2 bisa mendapatkan software dengan harga yang jauh lebih murah dan support yang memadai, jadi apakah memang karena harga mahal? saya rasa tidak, hal ini lebih karena masalah moral saja. Kita pengen masuk surga juga ada harganya, salah satunya ya tidak membajak hasil karya orang lain (baca: nyolong).

    Oleh karena itu, saya salut terhadap mereka-mereka yang bisa memanfaatkan technology open-source yang gratis dengan baik, tidak ada salahnya sama sekali, tp sayang kalau harus menyalah2kan harga software buatan MS yang terlalu tinggi. Bagi saya, kalau kita mampu dan butuh, silakan beli, kalau tidak mampu tapi butuh, pakai opensouce yg gratis, kalau mampu tp tidak butuh well..🙂 bisa investasi di bidang lain, kalau tidak mampu dan tidak butuh, mungkin memang pekerjaannya tidak memakai komputer. Tp bagi yg butuh dan kurang mampu, banyak program2 yang disediakan oleh MS sehingga software2 tadi bisa didapatkan dengan biaya seminimal mungkin (bahkan gratis, ini beneran lho🙂 ).

    Kesimpulan:
    Saya bukan employee MS, ataupun penggila Open Source Software, saya hanya pengguna MS Software dan kadang pakai OS open source yg gratis, saya pakai juga Apple Mac OS yang BTW tidak gratis tp selalu di bundle kalo beli macbook/imac/macpro (dan ini tidak dibahas disini hehehe..). Dalam pekerjaan saya, saya memakai dan membuat solusi berdasarkan MS Software, tp saya sama sekali tidak kesulitan utk mendapatkannya (alhamdulillah), tidak harus membajak dan merasa bersalah, dag dig dug, takut kalo BSA datang, saya lebih takut nanti saya ditanya sama para malaikat2 darimana saya dapat software2 saya🙂
    Dalam hal ini menurut saya bagus sekali ada saingan dari Open Source Software dengan tujuan agar para pengguna lebih punya pilihan, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

    Mohon maaf apabila ada yang salah-salah.
    Utk informasi ttg program Bizspark (program dimana startup bisnis < 3thn) bisa mendapatkan software gratis dari MS silakan lihat di http://www.microsoft.com/BizSpark/

    Wassalamu’alaikum wr.wb.


    Arief Iman Santoso
    http://www.arief.eu
    http://belajar-islam-yuk.blogspot.com
    http://sepilis-watch.blogspot.com
    Hasbunallahu wa ni’mal wakil

    ======================================================
    Salut buat Pak Arief,

    Saya setuju dengan Pak Arif, bahwa Kalau mau pakai software berbayar, ya harus berani bayar harganya. Jika tidak berani atau tidak mampu bayar harganya lebih baik pakai software gratis saja. Jangan pernah membajak. Fenomena Open Source memberikan alternatif yang lebih banyak untuk menggunakan software gratis.

    Memang saya pernah mendapat masukan, bahwa memakan barang haram (termasuk software bajakan) akan meresap ke darah daging kita. Untuk itu mari kita mulai memupuk kesadaran untuk menghindari pemakaian software bajakan. Toh yang gratis dengan kualitas yang hampir sama dengan software berbayar juga banyak, ngapain kita pakai bajakan?. Kalau ada yang bilang repot pakai software open source karena belum familiar, ya itu wajar saja.

    Bagi yang mampu dan memiliki kesadaran tentang hak cipta, ya silakan beli software berbayar secara legal. Karena bagaimanapun bisnis tetap harus berjalan. Kalau semua gratis juga dunia ini akan beku, karena tidak ada peredaran uang lagi.

    Iwan Setiawan
    http://www.marketingtulen.wordpress.com

    ======================================================
    Alhamdulillah saya sudah memakai mandriva sejenis linux (open source ) yang saya pakai untuk mengganti peran microsoft windows sejak tahun 2004 hingga sekarang. Saya merasa bersyukur memakai mandriva yg gratis sekaligus tidak kalah dg yg bayar spt windows. Bayangkan cara memakai mandriva pun hampir sama sekali dg windows sehingga saya tidak ada kesulitan sama sekali ketika memakainya. Adapun beberapa kelebihan Mandriva linux adalah :

    1. Gratis ( bisa di download langsung dari internet di mandriva.com).
    Hemat sekitar Rp 3 juta per komputer, bayangkan kalo usaha kecil yang memiliki 20 komputer di tempat usahanya maka 3×20=rp 60 juta rupiah harus dikeluarkan hanya untuk membeli windows dan officenya saja. Belum aplikasi lain….

    2. Virus-2 yg biasa mengganggu di windows, sama sekali tidak berlaku di Linux
    Kita jadi lebih aman dari virus maupun trojan serta spyware yg mengintai data kita.

    3. Lebih stabil, jarang sekali yg namanya HANG karana konon linux benar2 multitasking (bisa mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yg bersamaan) murni .

    4. Kompatible
    Semua file produk microsoft windows spt : doc,xls,ppt dapat dg mudah dibaca di linux dengan aplikasi yang tak kalah canggih ( open OFFICE)

    5. Ada ratusan aplikasi siap pakai dan gratis di mandriva yg bisa kita gunakan (tinggal install) dengan gratis

    6. Penanggalan HIJRIYAH pun di akui dan bisa dipakai di mandriva

    Oleh karena itu saya menyarankan kepada teman2 untuk segera mencoba dan menikmati mandriva linux. semoga tulisan ini bisa sebagai pemicu dan pencerahan bagi kita semua untuk segera migrasi ke software LEGAL dan GRATIS. Kalo ada yg gratis dan handal mengapa harus pake yg bajakan atau yg mahal ? ………..Ayo pake yg legal agar usaha kita berkah.

    Aqiqah dan qurban adalah spesialisasi kami, satenya empuk dg bumbu meresap dan gulenya khas masakan padang. Segera hubungi kami :

    Syukuraqiqah.com
    Telp: (021) 9368.9647

    ======================================================

    Wah bermanfaat sekali informasinya pak.
    insyaAllah akan saya coba juga. tks Pak

    Zulhelmi
    Owner
    http://www.pasarislami.com
    0778-7002154
    085264970021
    ======================================================
    Assalamualaikum. pak Syukur

    Terima kasih banyak atas informasinya, …yang tentunya sangat bermanfaat sekali bagi rekan-rekan milis pm.com yang membutuhkannya, maupun yang ingin mencobanya dan semoga kesediaan antum yang mau berbagi ilmunya, … mendapat ganjaran pahala dan dicatat sebagai amal kebaikan oleh Allah Ta’ala. Amin

    Dan tentunya kesediaan antum untuk dapat membantu rekan2 yg ingin mencoba menggunakan open source dimaksud namun masih memerlukan bimbingan, … sangat diharapkan.

    Jazakumullah khiron.

    Wassaalamualaikum,

    Umar – Tukang Nasi
    ======================================================
    Assalamualaikum, pak Syukur

    Informasi yg antum sampaikan (dibawah) sdh ana coba lihat2 situsnya, dan ada juga rupanya untuk forum pemula sbb :
    Untuk Pemula (Newbie)

    Bagian ini menyuguhkan informasi bagi orang yang baru mengenal Linux, terutama Linux Mandriva. Informasi yang ada disini akan ditambahkan secara periodik.

    * Kenapa menggunakan Linux Mandriva ?
    * Apakah Anda ingin menjadi Ahli dalam menggunakan Linux Mandriva ?
    * Bagaimana saya menginstall Linux Mandriva ?
    * Jika saya bisa mendownload Linux Mandriva secara gratis, mengapa harus membelinya ?
    * Apakah RPM itu?
    * Dapatkah saya menggunakan driver dan software Windows dalam Linux Mandriva ?
    * Bagaimana saya bisa berpindah menggunakan Linux Mandriva ?

    Kenapa menggunakan Linux Mandriva ?

    * Karena efektif dan murah. Lebih dari 4000 aplikasi disertakan dalam Linux Mandriva, dari software office yang kompatible dengan Microsoft Word dan Excel, sampai game, video dan driver sound, software peer to peer, sebuah firewall dengan 3 langkah mudah, multimedia, download dan peningkatan foto digital, layanan e mail, animasi 3D, dan banyak lainnya.
    * Karena anda akan dilindungi dari serangan virus komputer! Dalam 10 tahun terakhir, hanya sedikit virus jaringan yang menyebar dan menyerang Linux telah dilaporkan, dan sama sekali tidak menyebar melalui Internet. Hal ini tidak memerlukan instalasi perangkat lunak antivirus pada penggunaan Linux di rumah (meskipun, tentu saja, perangkat lunak antivirus disediakan). program virus .exe atau .dat yang jahat pada Windows, tidak berpengaruh terhadap Linux.
    * Karena anda tidak melanggar hukum. Sejujurnya, sistem operasi yang beredar dipasaran dan aplikasi yang menyertainya penggunaannya tidak sesuai hukum. Dengan menggunakan Linux artinya kembali kejalan yang benar.
    * Karena Linux Mandriva dapat mengerjakan hampir semuanya.
    * Karena instalasinya sangatlah mudah (hanya beberapa klik saja).
    * Karena anda dapat menginstall Linux Mandriva dengan menggunakan lebih dari 60 bahasa!
    * Karena Linux menggunakan standar komputerisasi dan Internet. Anda dapat memastikan apa saja file yang dapat di akses dan dibaca lagi beberapa tahun kemudian..

    Apakah Anda ingin menjadi Ahli dalam menggunakan Linux Mandriva ?

    Tidak, pemula dapat memulai menggunakan ditro Linux Mandriva hanya dengan beberapa klik. Antarmuka grafik Linux sudah lebih daripada cukup seperti yang digunakan sistem operasi lainnya agar dapat digunakan secara nyaman. Konfigurasi sistem tidak merepotkan lagi. Mandriva menyertakan beberapa perangkat grafik agar anda dengan mudah mengkonfigurasi seting sistem dan desktop. Era ketika hanya para ahli yang menggunakan Linux sudah lewat!
    Bagaimana saya menginstall Linux Mandriva ?

    * Untuk versi download: file yang harus di download adalah yang menggunakan format ISO (.iso). Versi DVD hanya satu .iso file, sementara itu versi CD ada beberapa. Anda dapat memperolehnya dari Halaman download Linux Mandriva. Setelah anda selesai mendownloadnya, bakarlah. Pilih “burn an image” (bukan data) dengan software pembakar kesukaan anda. Dengan menggunakan Linux Mandriva, hanya dengan klik kanan pada file dan pilih ” burn the image …”. Setelah selesai membakar file tadi, lihat dibawah ini untuk instalasinya.
    * Untuk versi CD dan DVD: masukkan disk 1 dan mulailah proses instalasi. Pada saat anda dihadapkan pilihan antara menginstall Mandriva Linux bersanding dengan sistem yang ada atau hanya menginstall Linux Mandriva.

    Jika saya bisa mendownload Linux Mandriva secara gratis, mengapa harus membelinya ?

    Versi gratis sudah bisa digunakan tetapi tidak disertai dengan software tambahan yang berguna yang hanya terdapat di versi komersial, seperti:

    * Beberapa aplikasi komersial
    * Driver tambahan, terutama driver video ATI(R) dan NVIDIA(R) agar performa kartu grafis bisa maksimal
    * Plugin yang sering digunakan : Flashplayer(R), Java(TM), Acrobat(R) reader…
    * Terdaftar di Club Mandriva
    * Dukungan dari tim teknikal Mandriva (dukungan melalu telepon atau web tergantung versi yang anda pilih)
    * Meskipun demikian versi komersial Linux Mandriva harus dibeli!

    Isi tambahan dalam versi komersial sudah dikonfigurasi secara otomatis.
    Apakah RPM itu?

    RPM (Red Hat Package Manager) adalah file format yang digunakan Mandriva pada instalasi software. File-file ini disebut juga “paket”. Untuk menginstall software, tinggal mencari dan menginstallnya dengan menggunakan perangkat grafik yang ada di Mandriva (Mandriva Control Center – rpmdrake) atau browse ke web, download file RPM dan dobel klik untuk menginstallnya.

    Beberapa file RPM mempunyai ketergantungan satu sama lain. Hal ini disebut ketergantungan(dependencies). Mandriva telah meningkatkan sistem RPM dalam urusan instalasi otomatis ketergantungan paket RPM jika anda menggunakan perangkat yang telah direkomendasikan (rpmdrake or urpmi).
    Dapatkah saya menggunakan driver dan software Windows dalam Linux Mandriva ?

    * Linux adalah sistem operasi yang lengkap. Makanya kenapa program yang ditulis buat MS Windows (contohnya: file .exe) tidak bisa dijalankan di Linux, dan program yang ditulis untuk Linux tidak bisa dijalankan pada MS Windows. Bagaimanapun juga jika anda tidak dapat menemukan yang anda butuhkan didalam paket yang telah disediakan Linux, beberapa solusi bisa digunakan untuk menjalankan program MS Windows (misal: Wine, Win4Lin, Crossover Office, Qemu, VMWare, dosbox).
    * Untuk beberapa alasan, driver Windows tidak dapat dijalankan pada Linux (dengan beberapa pengecualian: Wifi, misalnya). Mandriva mendukung secara resmi pemakaian secara luas sejumlah driver tetapi kadangkala, merek baru atau hardware yang tidak biasa dipakai mungkin tidak bisa dikenali dengan benar. Kejadian ini terutama jika perusahaan yang membuat hardware tersebut tidak mau bekerjasama dengan komunitas Open Source untuk membuka kode driver yang tersedia atau tidak disediakannya ijin kepemilikan untuk produk tersebut. Oleh karena itu anda harus membeli hardware yang hanya di dukung oleh Linux.
    * Anda bisa juga menginstal Linux seperti sebuah aplikasi pada Windows jika anda memulai program ‘Lnx4Win’ yang terdapat pada DVD.

    Bagaimana saya bisa berpindah menggunakan Linux Mandriva ?

    * anda dapat membeli salah satu versi yang ada (versi download atau box) di Mandriva Store dengan harga hanya 54 euro !
    * Masukkan CD1 atau DVD Linux Mandriva dan mulailah menggunakannya !

    Sekedar menambahkan informasi yg telah disampaikan oleh pak Syukur yg mudah2an bisa sedikit mengendorkan simpul ikatan tali di kaki kita yg dipasang oleh oom Bill Gates, semoga bisa menambah wawasan pengetahuan kita tentang open source dan bermanfaat.

    Ilmu Allah ada dimana-mana, tergantung kita mau tidak untuk mempelajarinya.!

    Wassalamualaikum,
    Umar Hapsono
    ======================================================

    distro linux memang sangat banyak, dan mandriva adalah salah satunya.
    selain mandriva, ubuntu & mint, dan slackware juga populer.
    saat ini saya gunakan linux ubuntu muslim edition (8.04)
    hampir semua aplikasi yang diperlukan untuk kerja bisa dilakukan, kecuali untuk aplikasi animasi seperti adobe flash.
    penggunaannya, saya rasa pengguna windows ga bakal banyak kesulitan deh.
    jgn anggap linux yg model ngetik2 di dos melulu, itu sih jaman dulu. sekarang, tampilan windows-pun ngikutin linux loh..
    tapi, untuk running well, komputer kawan-kawan sebaiknya menggunakan hardware2 yg standard.
    btw, internetan pake modem 3G juga udah bisa di linux distro tertentu
    @pak budiman: zahir accounting kaliii

    Sentranet Multimedia
    ======================================================

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Ada beberapa yg ingin saya tanyakan, tolong masukannya yaa..
    Sebelumnya saya mau cerita, saya pernah mencoba beberapa linux seperti
    mandriva, ubuntu, opensuse, dll. Yg saya cermati mandriva dan ubuntu,
    kalo mandriva dll saya dapet dr majalah2 komputer, kalo ubuntu saya
    dapet built-up dr belanda gratis cuma modal minta lewat internet
    (sampe skrg masih bingung, kok baek bener, nanggung ongkos kirim pula
    ubuntunya, padahal kenal aja ngga.. :-D)
    Setelah saya instal, dicoba2 semua linux yg saya punya, mandriva lebih
    bagus tampilannya (menurut saya) tp ada kekurangan (waktu itu) yaitu
    tidak bisa membaca drive dgn format FAT atau NTFS, jadi sulit untuk
    berbagi data dengan windows, kemudian saya beralih ke ubuntu.
    Tapi akhirnya jg gak berlangsung lama hehehe…😀

    Yang ingin saya tanyakan,
    1. Bgmn perkembangan mandriva skrg, apakah sudah bisa membaca drive FAT / NTFS?
    2. Apakah sekarang di linux sudah ada program semacam AUTOCAD
    (aplikasi gambar teknik) yg ada di windows? Karena kerjaan saya
    bergantung kepada aplikasi tersebut.

    Sebelumnya trima kasih atas jawabannya dan maaf kalo ada salah kata.

    Wasalam,
    Adit
    ======================================================

    Asalamu’alaikum Wr. Wb.
    Saya memperkenalkan Distro linux yang sangat populer yaitu UBUNTU.variannya cukup banyak tergantung dari kebutuhan masing-masing. Ada UBUNTU versi 8.04 untuk umum atau SOHO di dalamnya sudah termasuk paket untuk office yang tidak kalah hebat dengan Microsoft Office, Ada GnuCash untuk pengelolaan Akuntansi Perusahaan, gratis!!. (katanya sangat canggih tapi sampai sekarang saya masih belom bisa menggunakannya dengan maksimal). EDUBUNTU untuk para pelajar, di dalamnya terdapat paket untuk semua kalangan pelajar dari TK sampai SMA. Untuk kalangan Grafis dan Multimedia tersedia versi ubuntu yang sangat kami minati (sampai sekarang kami pakai) adalah UBUNTU STUDIO di dalamnya terdapat paket untuk Disain Grafis yang Subhanallah tidak kalah hebat dengan yang software yang umum dipakai di kalangan Grafis. Didalamnya tidak ketinggalan untuk kalangan multimedia baik Video maupun Audio Editing yang semuanya sangat Canggih dan tidak kalah hebat dengan software mahal. Meskipun masih ada beberapa kesulitan dan kendala namun SO Linux sangat layak untuk kita pakai sebagai alternatif mengganti Windows di kemudian hari.
    Wallahu’alam bissawab.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    Adimedia Digital
    ======================================================

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Saya sarankan akhi Adit menggunakan UBUNTU STUDIO.
    Saudara Adit bisa mendownloadnya di http://www.ubuntustudio.org
    Distro Linux ini menyediakan paket Blender untuk disain 3D maupun 2D seperti halnya AUTOCAD, Juga tersedia untuk hobi animasi baik 3d maupun 2D.
    Menyinggung soal kemampuannya sepertinya tidak kalah dengan software terkenal dan juga terkenal mahal. Bahkan banyak film-film kartun 3d dan 2d sekelas holiwood dikejakan di distro linux.
    Semoga informasi ini bermanfaat
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    Adimedia Digital
    ======================================================

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Terima kasih banyak saudara Hariyadi atas jawabannya, saya akan cari
    dan coba UBUNTU STUDIO nya.

    Wassalam,
    Adit

    ======================================================

  3. Terima kasih Mas Iwan yang telah mengunjungi blog saya. Salam kenal juga untuk rekan-rekan yang sudah mencoba berbagi pengalaman tentang software gratis dan berbayar. Menurut saya investasi yang dikeluarkan untuk membeli sebuah sistem dalam hal ini software komputer memang juga harus dipikirkan. Tinggal seberapa besar kira-kira pengaruh ataupun ketergantungan kita dengan sistem tersebut. Saya pikir ada benarnya juga kita mulai mencoba mengadaptasi software yang tidak berbayar untuk sesuatu hal yang sangat umum digunakan dan menjadi kebutuhan pokok yang dapat membuat komputer bisa berfungsi sebagai alat bantu dalam kegiatan kita sehari-hari. Saya ambilkan contoh adalah software sejenis 1.Sistem Operasi dan 2.Aplikasi Perkantoran. Jika kita tidak memiliki suatu ketergantungan yang besar kepada salah satu vendor software ternama seperti halnya, maaf jika harus saya sebutkan disini : “Microsoft”, maka kita dapat memilih software gratis lainnya seperti Linux Ubuntu/Fedora dsb sebagai alternatif pengganti MS Windows, serta Open Office yang juga mulai unjuk kebolehan menyaingi MS Office. Memang banyak sekali plus dan minusnya untuk menggunakan software berbayar dan yang gratisan. Rekan-rekan di atas juga telah banyak memberi masukan yang bermanfaat. Saya pribadi terus terang adalah pengembang software akuntansi di Indonesia. Dan tentunya karena ini merupakan sumber penghasilan bagi kami, sudah barang tentu software yang kami jual merupakan produk berbayar. Akan tetapi dalam pengembangan setiap produk, kami juga telah memikirkan agar software kami tidak tergantung penuh oleh salah satu produk sistem operasi. Sehingga dengan demikian, software-software kami dapat digunakan dengan baik pada sistem operasi Windows, Linux dan MacOS, demikian pula laporan yang dihasilkan dari program ini juga kami desain agar dapat di-edit kembali dengan bantuan MS Office maupun Open Office. Dengan demikian, para pengguna tetap dapat memilih, baik sistem operasi maupun aplikasi perkantoran yang lebih cocok untuk mereka gunakan. Trims…

  4. wah.. ternyata kasus software itu juga rumit ya..

    tidak sekedar install dan menggunakan

    tapi proses penciptaannya , hingga bersaing dengan perusahaan ini – itu juga patut diperhitungkan.

    saya dapa t menyimpulkan bahwa …

    perusahaan microsoft sebelumnya telah memiki andil besar di dalam dunia software, jadi wajar saja jika perusahaan tersebut tidak mau kalah dengan open source.

    tetapi hal ini microsoft vs open source

    membuat dampak positif terhadap Indonesia karena akhirnya Indonesia mau maju.

    nice artikel ^^

  5. ayo majukan open source, agar para programer, dan it developer indonesia maju dan berkembang, emang cuma bill gates dan karyawannya aja yang bisa mikir dan ngembangin brain warenya,

  6. agaknya dominasi Jendela sdh mulai tergerus, ini dibuktikan semakin menjamurnya komuntas2 pengguna & penggerak open source berbasis linux distribusi.

    Saya sendiri sdh menggunakan linux untuk mendukung perkerjaan baik untuk desktop maupun server.

    Open source mencerahkan & salam open source….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s